Rasa ini mati bersama rindu
Ku ingat kembali pertama kita bertemu
Waktu itu kau orang asing
Tapi seiring berjalannya waktu kau menjadi orang penting
Entaaaah apa yang membuatku mengagumimu?
Aku rasa aku terkena ilmu rayu!
Oh tidak!!!
Aku semakin ingin mengenalnya lagi
Begitu sebaliknya.
Aku orang awam jauh dari mengerti.
Mengerti akan baik tidaknya seseorang yang sedang ku kenaal ini.
Setauku dia baik!! Sekali lagi dia adalah orang yang baik!
Semakin lama semakin dekat saja.
Hingga lupa betapa pentingnya harga diri.
Hampir tidak pernah ada kata tidak.
Yang aku tau hanya nyaman dan tetap menganggapnya baik.
Waktu berjalan tidak cukup lama.
Hanya butuh sebulan saja tak ada
Semua sirna, bagai tak terjadi apa apa.
Kau pasti tau seperti apa dia!!!
Untuk mencapai tujuan sebuah perusahaan Permainan waktu di mulai Kesehatan fisik ataupun mental pekerja Keselamatan diri yg mungkin terabaikan Dari aku salah satu pegawai yang sangat kecewa. Kapan pandemi segera selesai? Rasanya bukan tak mau bersyukur lagi Tapi merasa di bodohi bekerja tanpa Bayaran tak seberapa Mungkin memang harusnya aku bersyukur Tidak harus di rumahkan Dan masih mendapat bayaran untuk hidup Nyatanya tidak seindah bayangan kalian yg di rumahkan Aku adalah anak pertama dari keluarga broken home Aku tinggal bersama bapak dan kedua adikku Bapak ku bekerja serabutan Tanpa penghasilan yg tetap Lalu dimana letak kekecewaan yang memuncak? Jika saja bapak petinggi tau.. terkadang aku juga membiayai kebutuhan rumah Jika bapak aku tidak dapat uang Aku juga mempunyai tanggungan seperempat dari gaji pokok Sebelum di potong 50% Atau sekarang menjadi setengah dari gaji yang aku terima Rumahk...
Komentar
Posting Komentar